10 tips perawatan mobil
Bagi kebanyakan warga metropolis, berkendara merupakan kebutuhan hidup. Tetapi karena semakin meningkatnya kebutuhan hidup serta mahalnya bahan bakar membuat banyak orang mencari cara lain untuk menghemat biaya berkendara.
Pertimbangkanlah untuk membeli mobil bekas saat Anda akan membeli sebuah mobil, karena harga mobil bekas cenderung lebih murah daripada mobil baru dengan jenis sama. Terlebih lagi harga murah juga berarti berkurangnya biaya pajak, berkurangnya biaya membeli mobil baru, rendahnya pembayaran ansuransi kecelakaan.
Gunakanlah mobil bermesin empat silinder daripada menggunakan V6 dan V8 untuk menghemat bahan bakar. Mobil yang berukuran kecil cenderung lebih hemat daripada mobil berukuran besar. Untuk membandingkan model-model mobil Anda dapat mengunjungi Environmental Protection Agency atau klik di www.fueleconomy.gov. Saat akan membeli mobil Anda bisa berhemat dengan mengikuti beberapa tips pendukung.
Untuk membantu usaha Anda cobalah selalu membawa sebuah catatan dan menulis segala sesuatu yang berhubungan dengan mobil saat Anda mengendarainya seperti – bahan bakar, perawatan atau pemeliharaan, perangkat, serta cara parkir. Di bawah ini beberapa tip berhemat dalam perawatan mobil.
1. JANGAN MENUNGGU
Perhatikan hal berikut: saat Anda berhenti, mobil Anda berada dalam posisi nol per galon (mpg). Jangan biarkan mesin tetap hidup lebih lama saat Anda berhenti jika memang tidak diperlukan. Setelah menghidupkan mobil di pagi hari, mulailah untuk mengendarainya, dan jangan biarkan mobil tetap menghangat di tempatnya.
Karena mesin akan menghangat setelah mobil berkendara untuk beberapa saat, pada mesin berbahan bakar bensin, lebih efisien untuk mematikan mesinnya daripada menghentikannya selama 30 detik atau lebih. Cobalah untuk berkendara misalnya ke sebuah restoran fast food daripada hanya duduk bengong dalam mobil.
2. TENANG
Berkendara dengan tenang dan pelan-pelan merupakan cara terbaik menghemat bahan bakar mobil Anda, sebisa mungkin hindari berkendara cepat dan banyak menggunakan rem. Saat Anda akan mengendarai mobil dalam keadaan berhenti, cobalah mengendarainya dengan kecepatan sedang jika Anda ingin menambah kecepatan tanpa menurunkan kecepatan awal.
Pertahankan kecepatan tersebut dengan kecepatan tetap pada roda gigi bagian atas.
Menurut EPA, kecepatan rata-rata efisien berkisar sekitar 25 sampai 60 mph. Mengendarai mobil dengan halus, cornering, serta tidak terlalu sering menggunakan rem tidak saja menghemat bahan bakar tetapi juga mempertahankan mesin, transmisi, serta rem.
3. JANGAN MEMAKSA
Mengendarai mobil diatas kecepatan rata-rata menggunakan sekitar 50% kekuatan mesin untuk memaksa pergerakan erodynamic pada mesin.
Cobalah untuk tidak memaksa kerja mesin dengan menambah muatan pada mobil. Muatan yang berlebihan pada mobil dapat menghabiskan bahan bakar mobil sampai 5%, bahkan berkendara dengan muatan yang kosong tetap akan membuang bahan bakar.
Jika mobil Anda memiliki air conditioning jangan menyalakannya dengan jendela mobil terbuka karena mengganggu aliran udara dari luar dan menyebabkan mesin akan bekerja extra.
4.TETAP HANGAT
Mesin akan bekerja tidak efektif dalam keadaan dingin karena tidak menggunakan sedikitpun bahan bakar sehingga menyebabkan emision cepat menjadi kotor dan menyulitkan sewaktu pemakaian. Hindari menggunakan mobil dalam keadaan dingin.
5. BAHAN BAKAR RUTIN
Jika mobil Anda termasuk mobil yang membutuhkan bahan bakar secara rutin, usahakan untuk tidak membeli bahan bakar jenis premium, karena menggunakan bahan bakar jenis premium pada kondisi tersebut ibarat membeli sneakers dengan harapan bahan bakar tersebut akan membuat mobil Anda semakin bertambah cepat lajunya.
Banyak mobil yang didesain menggunakan bahan bakar biasa, meskipun menggunakan premium juga bukan pilihan buruk, cobalah berkonsultasi dengan dealer apakah mobil Anda termasuk mobil yang dapat menggunakan dua jenis bahan bakar tersebut.
6.MEMBELI PELUMAS & BAHAN BAKAR
Bahan bakar off-brand merupakan jenis yang paling sering dijumpai di SPBU karena harganya yang menjangkau kantong seperti banyak dijual di bengkel-bengkel, yakinlah apakah mereka memberikan pelayanan yang benar serta memberi pelumas kental pada mobil Anda.
Sesuaikan dengan interval kadar pelumas yang sesuai dengan mobil dimana rata-rata sebuah mobil berkendara di bawah kondisi normal yaitu 7.500 mil. Anda tidak perlu mengganti pelumas mobil Anda meskipun banyak perusahaan- perusahaan minyak pelumas menyarankan untuk mengganti pelumas mobil anda sedikitnya setelah mobil mencapai jarak tempuh 3.000 mil.
Anda bisa mengganti pelumas mobil anda sebesar US$10 atau hanya melakukan penyaringan saja. Tetapi karena banyak minyak pelumas yang berharga sekitar US$20 Anda harus jeli mempertimbangkan apakah memang sudah waktunya Anda mengganti pelumas mobil anda atau tidak.
7. STAY TUNED
Jarak tempuh mobil menurut EPA didasarkan dari well-tuned serta ketahanan mobil tersebut. Menjalankan mobil di sebuah kondisi subpar dapat menurunkan risiko tersebut.
Mesin yang berdaya tahan buruk cenderung menurunkan jarak tempuh sekitar 10 sampai 20%. Mobil bermesin elektronik modern tidak memerlukan tune up terlalu sering pada mobil tua, meskipun masih harus tetap melakukan perawatan pada penurunan komponen- komponen secara rutin.
Penggunaan penyumbat penyaring udara dapat kenaikan konsumsi bahan bakar sampai 10%. Sehingga cobalah untuk mengikuti prosedur rutin perawatan mobil Anda, dan bertindaklah segera jika Anda menemui bau, suara, serta getaran yang tidak biasa. Layanan dealer anda akan mengganti perangkat, peralatan, serta menganalisa mobil Anda untuk menemukan penyebab perubahan tersebut.
Tetapi mekanik yang berpengalaman dapat memperbaiki serta melakukan perawatan rutin pada mobil Anda.
Cobalah untuk membawa mobil Anda ke bengkel yang biayanya cenderung lebih murah daripada harus menguras kantong di sebuah dealer.
8. PERAWATAN RUTIN
Sebelum Anda melakukan perawatan rutin pada kendaraan Anda cobalah untuk mengenali biaya yang harus Anda habiskan, bahkan dealer yang berbeda dengan nama yang sama pun mematok biaya yang berlainan dengan jenis kerusakan yang sama. Perbaikan rutin dapat dilakukan oleh bengkel-bengkel yang biayanya lebih menjangkau daripada di perbaikan yang dilakukan dealer-dealer.
Periksalah anggaran tahunan Anda apakah Anda memang perlu mengeluarkan biaya extra untuk perbaikan mobil tersebut, tetapi jika Anda termasuk orang yang terampil Anda bisa memperbaikinya atau memeliharanya sendiri.
9. PERIKSA RODA
Jaga kondisi ban Anda tetap menggembung, ban dengan udara kempes membutuhkan energi lebih banyak yang tidak saja membuang bahan bakar tetapi juga menyebabkan roda cepar aus. Menurut EPA, satu ban yang kempes memicu kenaikan penggunaan bahan bakar sebanyak 1%, selain juga menyebabkan panas dan menyebabkan ban cepat aus.
Periksalah kodisi tekanan ban Anda setiap bulannya saat keadaan dingin. Tekanan pada ban terdapat dapat Anda jumpai pada bagian dalam mobil – biasanya terdapat di dalam doorjamb atau di dalam sarung kotak penutup (glove-box lid).
10. ASURANSI
Beberapa asuransi berharga dua kali lebih mahal pada pelanggan serta mobil yang sama. Anda bisa menemukan asuransi yang terbaik di Internet atau lewat Yellow Pages, bijaksanalah dalam menggunakan jaminan ansuransi Anda, meskipun Anda tidak perlu terlalu berlebihan dalam asuransi kecelakaan jika memang mobil Anda merupakan mobil tua karena premi asuransi kecelakaan bisa mencapai 10% pada buku mobil.
Naikkan potong Anda pada batas yang tertinggi sesuai kemampuan Anda misalnya sekitar US$500 atau US$1.000. Periksa kembali pasar asuransi untuk rata-rata kompetitif setiap satu atau dua tahun
Sumber: http://bebeknunggink.multiply.com
Perawatan Teratur? Mobil Panjang Umur!
KapanLagi.com – Mobil baru Anda bisa bertahan dalam kondisi mesin yang tetap prima, walaupun telah menempuh jarak yang sangat jauh (jika diukur melalui speedometer), jika Anda konsisten untuk selalu melakukan perawatan dengan teratur dan benar. Selain melakukan perawatan dan servis secara teratur, gunakanlah selalu sparepart yang original atau asli atau kualitas yang paling baik, yang hampir sama dengan saprepart yang aslinya.
Anda dapat melakukan perawatan secara individual (sendiri) maupun di bengkel resmi atau bengkel yang memiliki lisensi dan reputasi yang cukup baik. Perawatan yang dilakukan secara individu membutuhkan satu pengetahuan khusus, yang didukung dengan buku manual tentang mobil yang kita tangani, serta pengalaman yang cukup dalam menangani kerusakan ataupun perawatan berkala mobil. Tak lupa, kelengkapan peralatan juga turut menentukan dalam melakukan perawatan pada mobil kita.
Tanpa adanya itu semua, sebaiknya kita membawa mobil kita ke bengkel terdekat, yang tentunya memiliki keterampilan yang lebih daripada kita. Berikut adalah beberapa panduan untuk melakukan perawatan berkala pada mobil Anda, tentang apasaja yang harus Anda periksa selama servis, dan juga dengan memperhatikan waktu atau jarak tempuh mobil Anda.
1. Perawatan 5000 Km
Gantilah oli mesin Anda setiap kali telah menempuh jarak 5000 km. Filter oli sebaiknya diganti pada saat penggantian oli. Saat Anda mengganti oli mobil Anda, periksalah panel-panel atau semua komponen mobil Anda yang mengandung cairan, periksalah filter udara, tekanan ban, selang-selang karet dan belt. Selain itu, periksa juga kabel-kabel aki dan terminal-terminal, hindarkan panel-panel tersebut dari korosi. Hal ini bisa dilakukan dengan menyikatnya dengan sikat kawat atau kertas gosok.
2. Perawatan 8000 – 16000 Km
Lakukanlah perawatan sepeti pada perawatan 5000 km. Konsentrasi perawatan terletak pada ban mobil Anda. Lakukan spooring dan balancing pada ban mobil Anda, tiap kali menempuh jarak 8000 hingga 16000 km. Ini akan membantu memperpanjang usia ban mobil Anda. Ban dengan kondisi yang paling baik hendaknya diletakkan di bagian roda depan mobil. Periksa tekanan ban mobil Anda secara teratur dan juga perhatikan tanda-tanda ban mobil yang telah aus atau rusak dan sudah tak layak pakai.
3. Perawatan 24000 Km
Lakukan perawatan seperti pada perawatan no. 1 dan no. 2 di atas. Gantilah filter udara setiap 24000 km. Filter udara yang baru dan bersih akan makin meningkatkan keiritan bahan bakar mobil Anda. Filter udara yang kotor akan menyebabkan jalannya mesin menjadi kasar dan tersendat. Pada perawatan tahap ini periksalah bantalan pada sistem rem mobil Anda. Periksalah minyak rem dan tambahlah jika memang diperlukan. Minyak rem haruslah bening dan sesuai dengan kebutuhan sistem rem mobil Anda. Jika Anda perhatikan suara bising saat Anda melakukan pengereman atau terjadi getaran, hal ini bisa jadi disebabkan karena bantalan rem harus segera diganti. Dalam hal ini, jangan tunda lagi, segeralah ganti dengan bantalan yang baru.
4. Perawatan 48000 Km
Periksalah isi minyak dari panel transmisi mobil Anda. Dalam buku panduan pemilik mobil telah tertulis informasi tentang jenis-jenis minyak yang digunakan untuk mobil Anda. Dalam buku manual tersebut juga berisi tentang langkah-langkah penggantian minyak tersebut. Setelah diganti, lakukanlah tune up pada mobil Anda. Gantilah semua busi dan kabelnya.
5. Perawatan 80000 Km
Gantilah cairan pendingin pada sistem pendingin mesin mobil Anda. Untuk langkah-langkah penggantian cairan pada radiator, bacalah petunjuk yang terdapat pada buku panduan mobil Anda.
Panduan perawatan yang telah ditata menurut jarak tempuh mobil Anda seperti diatas sebaiknya dilakukan secara teratur. Pada tiap perawatan di km yang lebih lanjut, jangan lupakan perawatan di km level yang sebelumnya. Adanya pembatasan jarak tempuh untuk perawatan tersebut adalah batas jarak maksimal yang sebaiknya perlu diperhatikan, agar hasil perawatan yang dilakukan terhadap mobil Anda bisa tercapai dengan maksimal. (bun)
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
-
Archives
- January 2009 (1)
- June 2008 (3)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS